Jumat, 09 Mei 2014

Bisnis Online dan Offline ; Prospek Bisnis Masa Depan.

Hari ini, usaha kita mudah dikenal dunia. Bagaimana tidak, Tinggal kita buka kantor, toko atau lapak di dunia maya, langsung kita optimasi melalui strategi SEO dan optimasi internet lainnya, maka segera dikenal dunia. Hampir sebagian besar orang membutuhkan Internet dalam segala kegiatannya. Ini adalah sebuah peluang besar yang harus dioptimalkan. Dan sebagai seorang entrepreneur, tentulah pintar melihat peluang ini.

Sudah banyak contoh mahasiswa STIS SBI Surabaya yang sukses melalui langkah ini. Ada yang hanya sekedar jualan bros, namun kalau pasarnya seluruh Indonesia, maka order bisa setiap hari datang dalam jumlah besar. Salah satunya adalah Grosir Bros Surabaya. Kelihatannya komoditas kecil, namun aliran uangnya terus-menerus. Begitu banyaknya pesanan, sampai-sampai harus beberapa kali ijin meninggalkan kuliah, demi bangunan 'trust'nya tidak rusak dan tercederai.

Nah, disinilah mau tidak mau, bisnis online-pun harus disiapkan sistemnya di dunia offline.
Jadi kesimpulannya, dunia online dan offline harus seiring. Dunia online kuat, harus diiringi dengan dunia offline yang kuat pula. Segera setelah bisnis berjalan, maka Bisnis harus didukung dengan sistem yang kuat, baik produksi, keuangan, pemasaran maupun manajemen SDM.

Inilah yang kami ajarkan kepada mahasiswa STIS SBI Surabaya.
Ada banyak contoh bisnis yang dikembangkan oleh mahasiswa STIS SBI surabaya, dan semuanya dibangun berdasar mindset dan strategi ini. Silakan klik link sebagian bisnis mahasiswa STIS SBI Surabaya.

Segera, bergabung dan jadilah bagian dari pengusaha dan ekonom muda muslim. Meraih sukses berlimpah Berkah.

Semoga menginspirasi.
Salam sukses Berlimpah BERKAH.
STIS SBI Surabaya

Kamis, 14 Februari 2013

STIS News


Surabaya.

Pengembangan STIS SBI Surabaya terus dilakukan. Kali ini pengembangan dari aspek kerjasama lembaga sebagai upaya pengembangan sarana Praktikum Lembaga Keuangan Syariah bagi Mahasiswa STIS SBI Surabaya. Pada hari Kamis, 14 Februari 2013, Ketua STIS SBI Surabaya, Drs. Harun Musa, menandatangani MoU dengan Direktur Utama Bank Syariah Daya Artha Mentari Pasuruan, Dra. Dewi Mumpuni Yudowati.

Diantara yang disepakati adalah :
(1). Kedua pihak sepakat dalam pengembangan SDM Perbankan dan Ekonomi Syariah, (2). Bank Syariah Daya Artha Mentari memberikan kesempatan kepada Mahasiswa STIS SBI Surabaya untuk Magang dan Praktek Perbankan Syariah, (3). Bila Bank Syariah Daya Artha Mentari  membuka lowongan kerja, maka mahasiswa STIS SBI Surabaya bisa mengikuti seleksi masuk pegawai yang dilaksanakan Bank Syariah Daya Artha Mentari.
Kerjasama kelembagaan ini insyaallah akan terus dikembangkan dengan berbagai institusi keuangan syariah yang ada di Surabaya khususnya dan Jawa Timur pada umumnya.
Semoga terobosan-terobosan ini bisa menambah profesionalitas output STIS SBI Surabaya. [mi]





Senin, 11 Februari 2013

Syariah Economic News

REPUBLIKA.CO.ID,  RIYADH -- Aset perbankan syariah dunia diperkirakan akan melampaui angka 1,8 triliun dolar AS di 2013. Demikian hasil kajian yang dibuat perusahaan konsultan Ernst & Young baru-baru ini.

Ernst & Young mengemukakan bahwa berdasarkan laporan bank, industri perbankan syariah terus mencatat pertumbuhan kuat. Sekitar 20 bank syariah mencatat pertumbuhan 16 persen dalam laporan tiga tahun terakhir.

Industri perbankan syariah di Arab Saudi memiliki sekitar 207 miliar dolar AS. Arab Saudi menduduki peringkat pertama pada 2011 diikuti oleh Malaysia dengan total aset sebesar 106 miliar dolar AS dan Uni Emirat Arab (UEA) di posisi ketiga dengan total aset 75 miliar dolar AS.

"Produk bank syariah harus bisa berkembang untuk menarik investasi asing dari negara-negara Teluk," ujar Direktur Jasa Keuangan Ernst &  Young, Merisha Kassie, seperti dikutip The Saudi Gazette, Selasa (5/2).

Perbankan syariah juga tumbuh di pasar baru seperti Indonesia, Mesir, Irak, Libya dan Afrika Selatan. Negara-negara tersebut telah membuat langkah signifikan dalam inklusi keuangan syariah ke dalam undang-undang pajak yang relevan. Di Afrika, kebutuhan untuk obligasi syariah (sukuk) telah menjadi lebih jelas, misalnya bank wajib memiliki prosentase tertentu dari instrumen tanpa bunga.

Pertumbuhan pasar global diprediksi menguat. Lonjakan aktivitas di Afrika mulai terlihat dengan usulan penerbitan sukuk di Afrika Selatan dan negara-negara Afrika lainnya. Hal ini jelas mendukung momentum pertumbuhan perbankan syariah di Afrika.

Meski aset perbankan syariah diproyeksikan tumbuh, namun profitabilitas terus tertinggal. Untuk itu, diharapkan dengan pelaksanaan agenda transformasi selama dua hingga tiga tahun ke depan, bank syariah dapat menutup kesenjangan kinerja saat ini di laporan industri. Bila transformasi perbankan syariah sukses, maka laba diperkirakan naik 25 persen di 2015.

Menurut Kassie, ada beberapa tantangan yang harus diantisipasi dalam industri perbankan syariah. Tantangan tersebut meliputi kerangka peraturan yang tepat untuk memfasilitasi baik sukuk pemerintah maupun sukuk korporasi. "Pasar saat ini memiliki minat besar dalam sukuk," kata dia.

Reporter : Qommarria Rostanti
Redaktur : Nidia Zuraya

Minggu, 10 Februari 2013

Pengabdian Pada Masyarakat

STIS SBI Surabaya melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di empat desa Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan. Sebagai bagian implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pengabdian Pada Masyarakat, Mahasiswa Peserta KKN melakukan pembinaan pada masyarakat khususnya yang berkaitan dengan Ekonomi Syariah dan Muamalah (Hukum Bisnis Islam).

KKN kali ini merupakan KKN STIS SBI Angkatan ke 7 dimana sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang dua angkatan dengan program pengembangan Lembaga Keuangan Syariah Masyarakat Desa selama 2 periode, kemudian  Program Pelestarian Hutam dengan penanaman 1000 pohon di Kecamatan Pacet juga dilaksanakan selama 2 periode, disusul program pembinaan home industri di Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto dan Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik masing-masing satu periode.

Sementara KKN STIS SBI Surabaya angkatan ke 7 kali ini membawa program sosialisasi model transasksi Ekonomi Syariah dengan muatan Entrepreneurship. Kegiatan ini dikemas dalam beberapa pola, diantaranya seminar  Entrepreneurship, Workshop Koperasi Syariah, Leadership Training, dan pembinaan spiritual Islam.
Tampak pada gambar kegiatan Workshop Koperasi Syariah  di Pendopo Kecamatan Karanggeneng Kab. Lamongan. Pembantu Ketua I Bapak Muhammad Ismail sedang memaparkan materi koperasi syariah bersama Bapak Iman Supriyono dari SNF Consulting Surabaya.
Semoga STIS SBI Surabaya terus berkembang dengan konsepnya The Islamic Entrepreneur University. [MI]
Diberdayakan oleh Blogger.

 

© 2013 STIS SBI. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top